Pemberdayaan Buruh dan Pekerja - Akses Buruh dan Pekerja - Partisipasi Buruh dan Pekerja - Advokasi Buruh dan Pekerja - Kesejahteraan Buruh dan Pekerja - Sekolah Buruh Problematika perusahan menghadapkan kita pada dikotomi buruh dan majikan, karyawan dan perusahaan, pekerja dan pemberi kerja, pegawai/staf dan manajer/pimpinan. Hubungan yang harmonis antara keduanya adala idaman semua pihak, baik yang terkait langusung maupun tak langsung dengan dunia ketenagakerjaan. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa buruh, pekerja, karyawan dan pegawai berada pada posisi ayng lemah atau dilemahkan. Sementara majikan, perusahaan, pemberi pekerjaan, pimpinan berada pada posisi yang kuat atau dikuatkan. Fenomena ini membutuhkan solusi berupa hadirnnya lembaga yagn mampu menyeimbangkan antara dua kutub tersebut, kemudian menunbuhkan sikap asaling mempercayai, beritikad baik antara keduanya, dan menumbuhkan keyakinan akan perlunya pemahaman dan kerjasama satu sama lain. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka beberapa aktivis pekerja membentuk Indonesian Labur Foundation (ILF), lembaga swadaya masyarakat yang turut membantu mencerdaskan kehidupan bagnsa dan kesejahteraan anggota masyarakat Pekerja Informal Pekerja Pendidikan Swasta Buruh Angkut Buruh Tani Buruh Gendong Pelayan Toko Pembantu Rumah tangga Buruh Pasar Pekerja Sosial Buruh Perempuan Tenaga Kerja Wanita Buruh Migran Buruh Anak Anak Indonesian Labur Foundation (ILF) Jogjakarta Graha Pemberdayaan Jl. Dahlia 266 Sanggrahan Maguwoharjo Sleman Jogjakarta email : pekerjaburuh@gmail.com SMS & Phone : 0274-7491939
| |||||||||||||||||||||||||||
dari BantulBuruh Tanam Padi Makin LangkaPara pemilik lahan sawah di Bantul semakin sulit mendapatkan tenaga buruh tanam, karena suplainya terus menyusut akibat tidak ada nya regenerasi. Buruh tanam yang tersisa tinggal mereka yang berusia 50 tahun ke atas. Para pemilik lahan pun terpaksa... more
|
| ||||||||||||||||||||||||||



